Nov 27, 2010

Gado-gado komplit

Ini lagi nginget2 jaman dulu, kok kayaknya kerja di perusahaan ini gak ada beban, bawaannya seneng mulu biar medan kerja berat ...-))


Ini di Camp 72, kalau gak salah saat itu lagi gak banyak aktivitas medic, terus banyak medic ngumpul di 72, dari semua medic neh kayaknya dah resign semua dah .......(hasim adnan/ari/ode/gregorius/hendra/ukadi)

Nov 26, 2010

Eyes On Me (FF VIII)

Ada tiga lagu yang sampai saat ini masih sering saya putar dari OST FF series, salah satunya adalah Eyes On Me (OST FF VIII) yang dinyanyikan oleh Faye Wong, lagunya dan syairnya sangat romantis, kita gak perlu tahu jalan cerita FF VIII untuk menyukai lagu ini, tapi kalau anda pernah memainkan game ini sampai tamat, saya yakin anda akan lebih menyukai lagu ini.
Dalam game nya sendiri lagu ini diputar penuh sekali, kalau gak salah ingat di disc 3, adegan saat Rinoa dan Squall di dalam Ragnarox di luar angkasa.

Brunei

BRUNEI

Negara kecil dengan penduduk hanya 400rb saja tapi terkenal kaya, dan dipimpin seorang Sultan (Kebawah Duli Yang Maha Mulia Paduka Seri Baginda Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu'izzaddin Waddaulah ibni Al-Marhum Sultan Haji Omar 'Ali Saifuddien Sa'adul Khairi Waddien) fiuhhhhh.....cape dehhh...!
Bayangan pertama saat mau kesana kepikiran negara dengan kota yang megah lebih megah dari Singapore atau KL, bahkan denger cerita kalau kubah masjidnya aja dari emas.

Nov 25, 2010

Port Moresby PNG

Port Moresby.

Akhirnya nyampek juga ke ujung timur, Port Moresby PNG, ibukota negara Papua Nuguini, negara yang terletak sebelah timur berbatasan langsung dengan Papua Barat Indonesia di ujung tahun 2009 (29/12/2009).
Menempuh perjalanan beberapa hari dengan kapal seismic "Fugro Gemini" dari Timika ke Port Moresby, dan karena kapalnya bisa dibilang kapal kecil plus kondisi ombak akhir tahun yang tinggi, sudah dah...tergelepar selama 2 minggu (rekor man) kena mabok laut (tapi gak sampai harus kerokan he..he..)


Setelah tahan ama goncangan ternyata pemandangannya di luar sangat bagus bisa dikatakan gak jauh beda ama daerah Raja Ampat (terutama saat melewati great barrier aussie), dengan pulau-pulau kecil dan pasir putihnya.
Ketika sampai di Port Moresby, masuk melalui pelabuhannya pada sore hari, terlihat kota ini sangat indah, dibangun di sebuah bukit pada sore hari saat lampu-lampu sudah menyala terlihat sangat romantis....hmmmm

"It's look like a nice city" but...kayaknya terlalu cepat mengambil kesimpulan akunya, keesokan harinya saat kapal sudah long aside di pelabuhan, ada kesempatan langsung jalan2 ke kota karena ada pasien yang harus diantar.

PADANG


Ingat tentang satu cerita di Padang yang belum di ceritain, yah... paling tidak gua mau pasang neh photo2 nya.
(3/10/2009)
Dikirim sebagai team support ERT Freeport, kita bertiga (Dr. Reza, ue ama Kiki) berangkat ke Padang untuk mambantu korban Gempa
Tinggal bersama2 dengan team ERT lain di kantor Batu Bara Bukit Asam yang agak bikin miris karena bangunannya dah retak2 bekas gempa, dan ketemu satu orang dari Jepang yang langsung gabung ama team kita saat di Airport (MR. Saiji: salute ama neh orang)

(Seiji no dua dari kanan)
Dua hari pertama kita stand by di depan hotel Ambacang, katanya di sini yang paling banyak orang tertimbun dan diperkirakan masih hidup.


Mar 25, 2010

Ramalan Joyoboyo

Sedikit tertarik ama Ramalan Joyoboyo:
Ini isi ramalannya, boleh percaya, boleh enggak:

Besuk yen wis ana kreta tanpa jaran.
Suatu hari nanti bila ada kereta tanpa kuda
One day there will be a cart without a horse.

Tanah Jawa kalungan wesi.
Tanah Jawa berkalung besi
The island of Java will be circled by an iron necklace.

Prahu mlaku ing dhuwur awang-awang.
Perahu jalan di angkasa
There will be a boat flying in the sky.

Kali ilang kedhunge.
Sungai hilang arusnya
The river will loose its current.

Mar 21, 2010

Timika Papua


Kali ini akhir tahun 2009 kebagian site di Timika Papua, biar udah pernah ke papua sebelumnya, tapi ini beda lebih ke ujung timur lagi yaitu timika.
Perjalanan dari Jakarta pakai Garuda sekitar 6-7 jam, berangkat dari Jakarta pesawat jam 11 malam, kemudian transit di Bali jam 2 pagi, terus nyampek bandara Mozes Kilangin Timika sekitar jam 8 pagi.
Lumayan perjalanan agak ribet karena harus open site jadi banyak barang2 medical yang di bawa (sumpah gue kapok besok2 lagi kalau disuruh bawa alat2 medical banyak sendirian)

Sempat menginap semalam di Grand Tembaga hotel, baru keesokan harinya menuju ke Pomako.

Nah di Pomakonya ini gua baru liat gmn keadaan orang-orang di ujung timur ini, speechless dah mau ngomong apa lagi lihat anak2 kecil disana.

Jadi yang gua lihat neh sebenernya yang tinggal di daerah pesisir, rumah2 mereka model panggung, cuma kayaknya banyak bagiannya yang kebuka daripada ketutup (gua bilang sih ini lebih kayak huma atau gubuk, jauh dari dibilang tempat tinggal)

Nah kalau lihat anak2nya keliatan perutnya buncit semua, mungkin karena kurang gizi atau karena malaria.Sebenernya sudah banyak juga pendatang yang datang ke daerah ini, rumah mereka cenderung lebih bagus dan rapi, dan mereka kebanyakan bermata pencaharian sebagai pedagang.
Sedikit aneh saja kenapa penduduk asli masih hidup tradisional sekali, sementara para pendatang sudah datang dengan modernsasi mereka.
Ok trip selanjutnya akan kedaerah lebih timur lagi, Next Papua Nuguinea